Anggota DPRD Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah S.Sos.,MM Berharap Kesadaran Warga Dalam Membuang Sampah Ke TPS Yang Tersedia

Anggota DPRD Cimahi H. Enang Sahri Lukmansyah S.Sos.,MM menunjukkan sampah berserakan yang dibuang warga

CIMAHI, Koran Bangkit.com

Beberapa waktu lalu Ketua DPD Partai NasDem Kota Cimahi yang juga Anggota DPRD Kota Cimahi H.Enang Sahri Lukmansyah., S.Sos.,MM meminta adanya penanganan serius oleh Pemkot Cimahi terkait tumpukan sampah dibeberapa lokasi di Kota Cimahi yang sangat berantakan dan terlihat kumuh.

H. Enang Sahri Lukmansyah mengatakan bahwa Pemerintah Kota Cimahi telah beberapa kali meraih Piala Adipura dan penghargaan lainnya dan berupaya membangun kota yang terlihat kumuh menjadi kota bersih, rapi dan sehat.

Namun H.Enang Sahri Lukmansyah merasa sangat kecewa dengan kondisi dibeberapa lokasi yang masih ada tumpukan sampah akibat kurang sadarnya masyarakat membuang sampah sembarangan, padahal Tempat Penampungan Sementara (TPS ) sampah ada di depan nya.

“Membuang sampah sembarangan akan mencemari lingkungan kita dan secara signifikan mengurangi penggunaan, kenikmatan, dan nilai tempat-tempat umum kita, Hal ini membuat lingkungan tampak kotor dan tidak terawat, dan membuat banyak orang jadi tidak nyaman,” kata H. Enang Sahri Lukmansyah.

Tumpukan Sampah di RW.03 berbatasan dengan RW.29 kelurahan Cipageran, Depan pasar Citeureup
Lanjut Enang Sahri Lukmansyah, Kota Cimahi Kota kecil campernik yang telah beberapa kali meraih penghargaan, tapi masih banyak tumpukan sampah di Kota Cimahi padahal anggaran pengelolaan sampah dari Pemkot Cimahi di atas Rp.30 Milyar.

“Ini jadi Pekerjaan Rumah buat Pemkot Cimahi dan kita semua, karena dalam lingkungan sendiri warga masyarakat Kota Cimahi masih belum sadar akan hal tersebut,” kata Enang Sahri Lukmansyah, di kantor DPRD Kota Cimahi, Jum’at (1 Juli 2022 ).

H. Enang Sahri Lukmansyah berharap supaya dibuat pengeloan sampah, seperti sampah dirumah agar dipilah dulu antara sampah organik dan non organik dengan sistem pengangkutan yang terpilah juga.

“Tapi sekali lagi, upaya yang di lakukan oleh Pemerintah Cimahi tanpa adanya kesadaran Masyarakat, hanya menjadi tatanan wacana saja Kota Campernik itu,” jelas Enang Sahri Lukmansyah.

Kemudian Dia juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat bisa berhasil mana kala saling mengisi.

1. Masyarakat harus sadar bahwa kota adalah milik bersama.

2. Berikan Edukasi terus melalui Rt dan Rw.secara kontinyu.

3. Pilah sampah mulai dari rumah dengan modal angkut uang berbeda.

4. Berinovasi bahwa sampah bisa menjadi nilai ekonomi.

5. Optimalkan Bank Sampah menjadi solusi buat masyarakat.

“Insyaallah Kota Cimahi bisa bersih, Sehat serta Campernik,” pungkasnya berharap.( Remi )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.