Anggota DPRD Cimahi Asep Sutisna Bareng BJB Selenggarakan Acara Di Pasar Atas Baru

 

 

Cimahi, Koran Bangkit.com

Asep Sutisna anggota DPRD Kota Cimahi dari Fraksi PKB, bekerjasama dengan Bank Jabar Banten, (BJB) Cabang Kota Cimahi menggelar acara ‘Ngobrol Bareng Asoy (Ngobras) di paviliun Pasar Atas Baru, Jalan Encep Kartawiria, Cimahi Tengah, Rabu (16 November 2022.

Dalam acara Ngobras tersebut, di hadiri oleh Penjabat Walikota Cimahi Dikdik Suratno Nugrahawan, S.Si, Kepala Cabang Bank BJB Ayi Subarna, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi – UMKM dan Perindustrian, (Disdagkoperin) Dadan Darmawan, dan Anggota DPRD Kota Cimahi yang memprakarsai Ngobras tersebut Asep Sutisna alias Asoy, Kepala UPTD Pasar Atas Andry Aplen, perwakilan pedagang pasar Atas Baru, Pasar Antri, Pasar Cimindi, Pasar Ranca Bentang, Pasar Melong dan Pasar Citeureup.””Menurut Penjabat Walikota Cimahi, Dikdik Suratno Nugrahawan, usai gelar acara menjelaskan,

“Ini sangat bagus, bagaimanapun ruang komunikasi ini harus dibuka, jadi kita tahu ada hal apa yang harus kita selesaikan,” Kata Dikdik.”Dikdik juga sangat memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas di gelarnya acara Ngobras tersebut,

“Alhamdulillah, siang ini terbangun obrolan antara pihak dewan, Bank BJB, dan Kadisdagkoperint,” ujarnya.”Diakui oleh Dikdik, obrolan-obrolan santai tersebut, sambil menyuarakan keluhan-keluhan para pedagang,

“Jadi kita tahu apa keinginan para pedagang keluhannya, bahkan saya harapkan dari pertemuan seperti ini, pasar Atas Baru akan tambah ramai dan banyak pembeli yang tertarik belanja di Pasar Atas Baru,” tukas Dikdik.

Begitu pula dari pihak Kepala Cabang Bank BJB Kota Cimahi Ayi Subarna, pihaknya banyak menerima keluhan dari para pedagang pasar yang menginginkan di lokasi pasar didirikan kantor Kas BJB dan ATM BJB untuk tarik tunai,

“Semua akan kami sediakan demi kemudahan bagi para pedagang dalam bertransaksi,” terang Dia. Bagi kami dari Bank BJB sangat bagus sekali, dimana para pelaku usaha sangat membutuhkan perbankan,”

Bahkan kata Ayi, Bank BJB akan melakukan kemudahan kepada para pedagang pasar dalam fasilitas kredit, “Seperti kredit KUR, kredit Mesra, dan di BJB ada laku pandai yang artinya, merupakan kegiatan menyediakan layanan perbankan dan atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dan perlu didukung dengan penggunaan sarana tekhnologi informasi,” terang Ayi.

Tambah Ayi, bagi yang mengkoordinir kerjasama laku pandai, ada fee 50% untuk kordinator, seperti kelola pembayaran listrik, PBB,

“Karena nanti kordinator akan memegang salah satu mesin yang bertanggung jawab kepada agen, dan disitupun harus ada deposit besarannya kisaran Rp 2 juta,” lanjutnya menjelaskan.

Asoypun sebagai penyelenggara acara, menjelaskan, tujuan dari Ngobras ini, Dia mengharapkan dari pihak unsur pemerintahan Kota Cimahi dapat Hadir di tengah-tengah masyarakat,”pungkasnya terlihat sangat berharap.(REMI)

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.