KOMISI 1 DPRD CIMAHI MARAH, DARI 114 MINIMARKET DI WILAYAHNYA BANYAK YANG BELUM BERIJIN

 

Cimahi,KORANBANGKIT.COM 

Para pegawai mini market terlihat terperanjat ketika di Sidak oleh Komisi I DPRD Kota Cimahi.”dimana tempat mereka bekerja, tidak mengetahui secara persis izin usahanya seperti apa. Rata-rata saat di sidak Komisi l DPRD Kota Cimahi, mereka langsung menghubungi atasannya ditempat lain.

Setelah di cek yang mendalam, dari sejumlah mini market yang di sidak pada Senin (14/3/2022), tak satupun mini market yang memenuhi syarat dan ketentuan yang telah di atur baik pemerintah setempat maupun pusat.

Ketua Komisi l DPRD Kota Cimahi, Hendra Saputra serta jajaran pemerintah yang ikut andil melakukan sidak di wilayah Kecamatan Cimahi Selatan mengaku kecolongan, lantaran ada mini market Alfa mart dijalan Herkules Perumahan Melong Green Garden, sudah beroperasi dua bulan lamanya tapi tidak terdaftar di Badan Penananamn Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPTSP) Kota Cimahi.

” Kami setelah melakukan sidak secara acak, malah menemukan hal baru seperti mini market di jalan Herkules yang sudah beroperasi, namun tidak mendaftarkan usahanya ke DMPTSP Kota Cimahi,” Jelasnya.

Hendra menambahkan, pihaknya melakukan hal ini bukan bermaksud menghambat usaha yang sedang mereka jalani selama ini. Namun, selain tertib juga jika semua mini market yang beroperasi izinnya di urus, sangat memungkinkan Pendapatan Asli Daerah Kota Cimahi (PAD) Kota Cimahi akan semakin meningkat.

” Secara pribadi Kami tidak mempunyai kepentingan, tapi Kami ingin membantu pemerintah meningkatkan hasil pendapatan daerahnya jadi meningkat Signifikan. Saat ini , seolah ada pembiaran dari pemerintah sendiri,” Tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, bisa dibayangkan ada mini market yang sudah beroperasi selama lima tahun tetapi izinnya sampai saat ini belum juga beres.

“ Kami melakukan ini semua, bukan bermaksud menghalang-halangi mereka berusaha, tapi ya tolonglah izinnya di bereskan. Karena hal seperti ini juga sebenarnya merugikan warung tradisional yang berdekatan dengan mini market dan bahkan dengan mini market lainnya yang berdekatan,”Komisi I DPRD Kota Cimahi berjanji akan memanggil para pengelola mini market sekaligus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dimintai keterangannya.

Ia menyebut, dari 114 mini market yang terdaftar sebagian besar baru memiliki izin prinsip atau masih dalam proses perizinan, banyak juga mini market yang belum mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB), atau tidak memenuhi jarak antara satu mini market dengan yang lainnya.

” Sekali lagi Kami tegaskan, bagi mereka yang tidak peduli serta masih ngotot tidak mau membereskan izin usahanya, terpaksa akan kami tutup.”tegas Hendra terlihat Kesal.(Remi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.