Diduga Oknum Kadus Lakukan Penggiringan Penerima BPNT

Majalengka (KoranBangkit.com) – Sejumlah penerima program BPNT keluhkan dengan adanya dugaan penggiringan harus belanja ke salah satu E-Waoreng dan kalau tidak nurut si penerima diancam akan dicoret dan bulan yang akan datang tidak akan mendapatkan bantuan lagi.

Masyarakat Desa Kepuh, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka Jawa Barat pada bulan februari tahun 2022 telah mendapat kan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang jumlah nominalnya Rp.600.000 (Enam Ratus Ribu Rupiah) yang seharusnya uang tersebut harus di belanjakan di mana saja tidak boleh di atur oleh pihak pemdes.

Seperti halnya dikatakan beberapa si penerima,” saya sebagai penerima merasa diacam oleh pa Kadus harus belanja ke e-waroeng yang di tuju nya terlebih lagi ia berkata kalau tidak nurut akan dicoret bulan depan tidak akan mendapatakan lagi bantuan tersebut, ujar si penerima yang namanya tidak mau di sebutkan.

Guna untuk melengkapi informasi yang kami dapatkan awak media mencoba berkomunikasi kepada Kadus melalui sambungan Whatsapp nya.

Kadus mengatakan, informasi itu kurang akurat karena beras yang dikirim semuanya langsung dari pabrik bahkan kwalitas tempat sebagai besar dan masalah penggiringan masa tidak ada.

“Kami cuman menyarankan ada yang mau ada yang tidak mau juga itu semua bagaimana masyarakat dan sekarang tidak ada pembagian beras terimakasih,” pungkasnya. (Team)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.