Sri Rahayu Agustina : Indeks Pembangunan Pemuda di Jawa Barat Terendah se-Indonesia

Karawang (koranbangkit) – Hj Sri Rahayu Agustina Suroto, SH yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat duduk di Komisi V yang salah satunya membidangi Pendidikan, Pemuda dan Olahraga melakukan reses pertamanya di  Gedung KNPI Karawang, Senin (9/12). Hadir dalam reses tersebut, Ketua KNPI Karawang Lukman N Iraz, Ketua GM Kosgoro Karawang Guntar Mahardika SM beserta para OKP Organisasi kepemudaan dan tokoh kepemudaan Karawang bertempat di Gedung KNPI Kabupaten Karawang.

Dalam kesempatan resesnya tersebut Hj Sri Rahayu Agustina mengatakan, indeks pembangunan pemuda di Jawa Barat terendah se-Indonesia, sehingga ia mencari akar permasalahannya dan menjadikan indeks pembangunan pemuda di Jawa Barat tersebut menjadi evaluasi bagi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.

Di hadapan wartawan berbagai media massa anggota DPRD Komisi V Provinsi Jabar mengulas pihaknya datang ke Karawang dalam agenda reses menyampaikan indeks pembangunan pemuda Jawa Barat  saat ini terendah se-Indonesia.

“Saya datang ke sini (Karawang-red) sesuai bidang di Komisi V kaitan dengan indeks pembangunan pemuda di Jawa Barat terendah se-Indonesia,” katanya.

Menurut Sri Rahayu, dari kepemimpinan tiga tahun lalu indeks pembangunan pemuda Jawa Barat menduduki ketiga se-Indonesia tetapi saat ini indeks pembangunan kepemudaan menduduki terakhir se-Indonesia.

“Akar permasalahnya kita musti tahu, apa misalnya dari segi anggaran, apa tidak tersedia dari lapangan kerja berkurang ataukah kita harus menciptakan lapangan pekerjaan ?” ujar Sri rahayu penuh tanya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Karawang itu menambahkan, lebih jauh pemerintah akan menggalakan vokasi yang bertujuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi para pemuda.

“Saat ini pemerintah melalui kementerian akan menggalakan vokasi yang bertujuan bagai mana menciptakan lapangan kerja atau menciptakan para pemuda siap untuk menciptakan lapangan pekerjaan bukan untuk bekerja dan saat ini menjadi “PR” (pekerjaan rumah-red) kita bersama dalam arti apa yang bisa kita bawa untuk aspirasinya temen-temen KNPI ini untuk dijadikan bahan evaluasi kita bersama karena kita tidak main-main dengan indeks pembangunan pemuda Jabar yang paling terendah mengingat Provinsi Jawa Barat suatu provinsi yang cukup diperhitungkan,” tutupnya. (MK/Anas)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply