Anggota Komisi III DPRD Cimahi H. Enang Soroti Rencana Revitalisasi Stadion Sangkuriang

 

Cimahi, KORANBANGKIT.COM

.Ketua Partai NasDem Kota Cimah, H. Enang Sahri Lukmansyah, S.Sos, MM, mengatakan kalau Dia tak setuju Stadion Sangkuriang yang akan direvitalisasi hanya rumput dan drainase saja dengan menggunakan anggaran APBD sebesar Rp 7,5 Miliar. Senin 4 April 2022 “Kami meminta mengenai sarana dan prasarana olahraga termasuk stadion Sangkuriang, maka karena tidak terlaksana, dan masa jabatan Plt Walikota hampir selesai, di bulan Oktober 2022 ini, saya minta menyisihkan dari APBD Cimahi, hanya di dapatkan 7,5 Milyar,” tukas Enang.

Dari situlah, lanjut Enang, pihaknya akan mencoba untuk mengurangi rasa kekecewaan masyarakat CImahi tentang batalnya di bangun dari banprov Stadion Sangkuriang.

“Adapun niatnya untuk mengurangi kekecewaan masyarakat, bahwa yang 7,5 Milyar itu, paling tidaknya benteng terlebih dulu yang di bereskan, di cat sedemikian rupa agar Stadion Sangkuriang bukan menjadi aura yang negatif,” ujar Enang terkesan gemas.

Karena sepengetahuan Enang, bahwa Pemkot akan membangun bagian dalamnya saja yaitu rumputnya berstandar FIFA, senilai 7,5 Milyar,

“Memang saya belum ada koordinasi dengan kepala Disbudparpora, katanya dengan anggaran 7,5 Milyar hanya akan membangun bagian dalamnya yaitu rumputnya yang berstandar FIFA,” ucap Enang.

Enang juga bertanya, bila hanya rumputnya saja yang direhab,

“Siapa yang akan melakukan pemeliharaannya, atau sampai drainase dan sebagainya, jadi saya rasa serba tanggung, karena natinya akan banyak orang yang keluar masuk, nantinya merusak rumput yang sudah di bangun tersebut,” ujarnya serius

Karena rumput sintetis, kata Dia jauh lebih mahal daripada rumput biasa, serta cara pemasangannya pun harus benar-benar orang yang ahli. Ini yang di sayangkan nanti ketika rumput sintetis tersebut terpasang.

“Sebab pada saat di pakai oleh orang yang sembarangan, maka rumput sintetis tersebut tidak akan lama terpakainya,” ujarnya terlihat mengernyitkan kening.

Namun hal itu tidak dibenarkan seluruhnya oleh Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, (Disbudparpora) Kota Cimahi Budi Raharja.
“Semula memang, namanya rehabilitasi, untuk memperbaiki yang rusak-rusak saja, tapi atas saran dari dinas PU, bahwa, karena kita juga sedang mengajukan lagi bantuan dari Pusat, dan bila pembangunan tersebut tahun ini di lakukan, dan umpamanya tiba-tiba bantuan dari pusat bersamaan turunnya, lalu di bongkar lagi, itu juga hal yang mubazir,” kata Budi.

Karena atas saran dari tim teknis PU, “Kami untuk tahun ini, revitalisasi stadion Sangkuriang, dengan mengacu DID atau master plant 2018, melihat atau mengerjakan apa yang ketika akan dibangun, tidak akan di bongkar lagi,” jelasnya.

Jadi dari hasil perundingan tersebut, Disbudparpora di arahkan oleh pihak tim teknis PUPR, ke pembangunan lapangan.

“Dengan pertimbangan, manakala di revatilisasi secara keseluruhan, jadi tidak akan dibongkar lagi di lapangan ini,”

Yang di kawatirkan oleh Budi, bila benteng-bentengnya yang di perbaiki, jika bantuan pusat turun dan di revitalisasi secara keseluruhan, sudah pasti benteng akan dibongkar kembali ini jelas tidak efisien.

Sedangkan terkait keamanan untuk lapangan yang sudah di bangun, menurutnya Kami juga sudah memikirkan secara matang, bahwa pintu-pintu yang rusak, dan pagar yang rusak juga akan di perbaiki, “untuk menjaga rumput yang sudah di bangun dapat terawat dan di jaga kelestariannya bersama,” Jelas Budi kembali. ( Remi )

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.