Gubernur Jabar: Terapkan Sangsi Dan Denda Kepada Pelanggar PPKM Darurat Dengan Manusiawi

 

Bandung, Koranbangkit.com

Cerita tentang tukang bubur di Tasikmalaya,Jawa Barat yang didenda Rp 5 juta karena melanggar PPKM darurat menyita perhatian publik.

Denda Rp 5 juta kepada tukang bubur bernama Sawa Hidayat itu lantaran ada warga yang makan di tempat, jalan Parapatan Gunung Sabeulah, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya Jawa Barat . Sawa terjaring operasi yustisi PPKM darurat oleh petugas gabungan pada Selasa, 6/7/2021.

Sawa kemudian diajukan sebagai terdakwa untuk menjalani sidang ditempat. Hakim memvonis Sawa dengan hukuman denda Rp 5 juta subsidair lima hari kurungan. Sawa dinilai melanggar Pasal 34 ayat (1) Jo Pasal 21 Il ayat (2) huruf F dan G Perda Provinsi Jawa Barat nomor 5 tahun 2021 tentang perubahan atas Perda Provinsi Jabar nomor 13 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengingatkan kepada Satgas Covid-19 di daerah untuk lebih manusiawi dalam menerapkan sanksi dan denda kepada pelanggar PPKM Darurat.

“Dan yang paling viral denda-denda razia, yang saya ingatkan tetap manusiawi. Tapi juga ada ketegasan dan dikomunikasikan dengan baik,” kata Emil, sapaan akrabnya, usai peninjauan gudang dan Posko Oksigen milik PT Migas Hulu Jabar, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021).

Emil juga sudah berkoordinasi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat untuk tetap memfasilitasi tindak pidana ringan (Tipiring) di tempat bagi pelanggar dengan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan.

Benjamin Christian

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply