Revitalisasi Stadion Sangkuriang Disidak Komisi III DPRD Cimahi

Stadion Sangkuriang dalam tahap revitalisasi.

 

Cimahi, Koran Bangkit.com

Belum lama ini anggota DPRD Kota Cimahi dari Komisi III melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pada pembangunan revitalisasi Stadion Sangkuriang, di Jalan Sangkuriang Padasuka Kecamatan Cimahi Tengah, Rabu 5 Oktober 2022.

Sidak yang dilakukan oleh Komisi III terdiri dari Rini Marthini (Wakil Ketua DPRD), Yus Rusnaya (Ketua), H.Enang Sahri Lukmansyah (anggota), H.D Hidayat (anggota) H. Asep Rukmansyah (Anggota), Aida Cakrawati Konda (Anggota), Enil Fadhilah (anggota), Supiyardi (anggota).

Ketua Komisi III Yus Rusnaya, saat ditanya wartawan setelah selesai melakukan sidak menjelaskan, bahwa stadion Sangkuriang saat ini belum bisa dibangun seutuhnya,

“Saat kami mendatangi kesana, stadion tersebut dibangun oleh Dinas PUPR, bersama Deny, dan dari Disbudparpora yaitu Pak Achmad Nuryana, juga dengan pihak pelaksana yang membangun disana,” terang Yus.

Yus melakukan sidak tersebut, sesuai dengan tupoksi yang dilakukannya itu,

“Sebagai dewan terkait tugas pengawasan, ternyata setelah di Sidak, pembangunan tersebut baru sekitar 48 persen,” ulasnya.Jadi dalam pembangunan revitalisasi stadion tersebut hanyalah lapangan stadionnya saja,

“Revitalisasi tersebut hanya lapangan to, dan terbangun baru 48%, kalau mengingat waktu, yang dimulai tanggal 29 Juni, dan harus selesai pada tanggal 15 Desember pas 140 hari,” terangnya.

Diakui oleh Yus, bahwa pembangunan revitalisasi stadion tersebut sudah ada hasilnya,

“Jadi pembangunan baru 48 persen ini sudah masuk dalam angka kewajaran, dan sesuai perencanannya, namun kami memang dari komisi III ada sedikit kekhawatiran, terkait dengan masalah drainase (pembuangan air) yang sejajar dengan Lapangan,” “Terkait Tribun yang dibangun sejak tahun 1968, sekarang sudah tahun 2022, berarti sudah 54 tahun bangunan tribun itu berdiri kokoh, dapat dibayangkan, kecuali kontruksi pancang besinya yang masih kuat,” ulasnya.

Ditambahkan oleh Dia, maka dari itu keterkaitan pembangunan tersebut, “Kami dari komisi III mensisak dan menyuport, anggaran revitalisasi secara utuh bisa dianggarkan melalui APBD,”

Diperkirakan pembangunan tersebut bila dibangun secara utuh keseluruhannya dapat diselesaikan dengan memakan biaya sebesar 40 Milyar rupiah lagi.

“Jadi DIDnya tidak seperti kemarin, kalau DIDnya seperti kemarin akan merasa berat, tapi bila anggarannya  40 miliar itu akan cukup, asal bentuknya jangan saja dirubah rubah,” pungkas Yus terlihat serius.(Remi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.