Akhirnya DPRD Cimahi Mengusulkan Ngatiyana Menjadi Walikota Cimahi

DPRD Cimahi mengusulkan Ngatiyana menjadi Walikota Cimahi

Cimahi, Koran Bangkit.com

Beberapa waktu lalu DPRD Kota Cimahi melaksanakan Rapat Paripurna Pengumuman Pemberhentian Walikota Cimahi Masa Jabatan 2017 – 2022 dan Usulan Pengangkatan Wakil Walikota Menjadi Walikota Cimahi Sisa Masa Jabatan 2017 – 2022, bertempat di Kantor DPRD Kota Cimahi, Jl.Dra Hj. Djulaeha Karmita No.5, Kota Cimahi, rabu ( 6 /7/ 2022 )

Hadir juga saat Kegiatan Rapat Paripurna tersebut yaitu Plt.Walikota Cimahi Letkol (Purn) Ngatiyana, Sekda Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan, S.Si., M.M.,Ketua DPRD Kota Cimahi Ir H.Achmad Zulkarnaen,M.T, Sekwan DPRD Cimahi Totong Solehudin,S.Sos.,M.Si, anggota DPRD Kota Cimahi, Camat Se-Kota Cimahi, Lurah Se-Kota Cimahi beserta undangan lainnya.

Pada sidang Paripurna tersebut Achmad Zulkarnaen menyampaikan bahwa Pimpinan DPRD Cimahi telah menerima tembusan surat dari Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat tentang penyampaian Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131.32-1379 Tahun 2022 Tentang pengesahan pemberhentian Walikota Cimahi Provinsi Jawa Barat yang memutuskan :

Mengesahkan Pemberhentian secara tidak hormat H.Ajay M.Priatna,MM dari jabatannya sebagai Walikota Cimahi Masa Jabatan Tahun 2017 – 2022.
Menunjuk Letkol (Purn) Ngatiyana untuk melaksanakan tugas dan wewenang Walikota Cimahi sampai dengan dilantiknya Wakil Walikota menjadi Walikota Cimahi sisa masa jabatan tahun 2017 – 2022.
Selanjutnya Achmad Zulkarnaen mangatakan bahwa berdasarkan ketentuan pasal 78 ayat satu (1) Undang-Undang No.23 tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No.9 tahun 2015 tentang Pemerintah Daerah Juncto pasal 179 ayat satu (1) disebutkan bahwa dalam hal Walikota berhenti karena :
A. Meninggal Dunia
B. Permintaan Sendiri
C. Diberhentikan, maka Wakil Walikota menggantikan Walikota.
Disampaikan  Ketua DPRD Kota Cimahi Ir Achmad Zulkarnain, MT, setelah pihaknya menerima Surat Keputusan Pemberhentian Walikota Cimahi Ajay M Priatna secara tidak hormat dari Mentri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Nomor surat tersebut 131.32/4398/OTDA, dengan sifat segera. Berkenaan dengan telah ditetapkannya Keputusan Menteri Dalam Negeri nomor 131.32-1379 Tahun 2022 tanggal 20 Juni 2022 tentang pengesahan pemberhentian Walikota Cimahi provinsi Jawa Barat.

Sedangkan Ngatiyana berkomentar dengan santai “Saya selaku Plt Walikota Cimahi mengikuti aturan dan ketentuan yang berlaku, Kita ikuti aturan itu seperti apa, mangga, semuanya sudah ada yang mengatur,” jelas Ngatiyana.

Jadi kata Ngatiyana, semuanya ada aturannya dan mekanismenya.

“Sebuah jabatan adalah bukan segala-galanya, tetapi yang kita pikirkan adalah bagaimana pelaksanaan tugas bisa lancar, untuk mendukung program-program pemerintah demi kepentingan masyarakat Kota Cimahi,”terang Ngatiyana dengan serius. ( Remi )
.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.