PWI Cimahi Tolak Studi Komparatif, Dianggap Hanya Menghabiskan Anggaran Akhir Tahun

Cimahi, KORANBANGKIT.COM

Hasil rapat kerja Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) Perwakilan Kota Cimahi selasa (9/11) yang dihadiri pengurus dan anggota sebanyak 30 orang bertempat di sekretariat PWI jalan Pesantren TTUC kecamatan Cimahi utara menolak Studi Komparatif.

Studi dianggap hanya menghabiskan anggaran akhir tahun saja, karena tujuan awal diadakan studi banding di beberapa kabupaten kota di Indonesia adalah agar wartawan dapat menambah pengetahuan dan wawasan termasuk juga melihat dari dekat potensi pembangunan sebuah daerah yang dianggap sudah lebih maju. Sehingga studi komparatif yang dilakukan oleh wartawan dan kehumasan DPRD kota Cimahi sudah masuk menjadi prioritas dan contoh bagi daerah lain.

Tapi tahun ini PWI Perwakilan Kota Cimahi melakukan protes melalui surat kepada pimpinan DPRD termasuk juga Walikota dan sekda pasalnya studi komparatif yang digagasi awal bersama anggota PWI sudah jauh melenceng dari ketentuan dan komitmen yang sudah disepakati 5 tahun silam.

Pelaksanaan studi komparatif tahun ini direncanakan tanggal 17 November hingga 24 November dengan tujuan Pangandaran Jawa Barat hanya terkesan rekreasi dan sekedar ikut menghabiskan anggaran akhir tahun.

Kondisi pemulihan wabah covid 19 yang menjadi alasan Humas DPRD untuk memilih tempat pangandaran ini sudah tidak masuk akal jika dibandingkan tahun lalu masih bisa ke Jogyakarta. Penentuan quota peserta studi komparatif melibatkan organisasi wartawan lokal pun membuat konflik baru antara pekerja media.

Wakil ketua PWI kota Cimahi, Laurent menghimbau agar PWI Perwakilan Kota Cimahi segera mengambil sikap dan keluar dari politik kepentingan birokrasi yang selama ini menempatkan wartawan sebagi mitra untuk memuluskan kepentingan kekuasaan mereka ketimbang memperhatikan kehidupan masyarakat.

Penulis : Remi Indrajaya 

Editor : Benjamin Ch.

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.